• Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang
  • Lembaga Sertifikasi Profesi


    Politeknik Akamigas Palembang

BNSP DAN DEWAN PERS SEPAKAT KEMBANGKAN SISTEM KOMPETENSI KERJA NASIONAL DI BIDANG PERS

 Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dan Dewan Pers sepakat untuk mengembangkan Sistem Kompetensi Kerja Nasional di bidang pers. Hal itu disampaikan oleh Ketua BNSP Bapak Kunjung Masehat dan Ketua Dewan Pers Bapak Muhammad Nur dalam audiensi yang dilakukan pada Senin (26/4) di Ruang Rapat BNSP, Jakarta. Acara audiensi tersebut dihadiri oleh Ketua Dewan Pers Bapak Muhammad Nuh, Wakil Ketua Dewan Pers Bapak Hendry Ch Bangun, Ketua Komisi Pendidikan Dewan Pers Bapak Jamalul Insan dan diterima BNSP oleh Ketua BNSP Bapak Kunjung Masehat, Wakil Ketua BNSP Bapak Miftakul Aziz dan para anggota BNSP.

Berdasarkan Peraturan Pemerintah nomor 10 tahun 2018 tentang Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) dalam pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi, BNSP memberikan Lisensi kepada Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP) yang memenuhi persyaratan untuk melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Kerja. Pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja tersebut juga diatur dalam Undang-Undang Nomor 13 tahun 2003 bahwa Badan Nasional Sertifikasi Profesi (BNSP) diberikan amanah untuk melaksanakan Sertifikasi Kompetensi Kerja untuk memastikan kompetensi seseorang yang didapatkan melalui pembelajaran, pelatihan maupun pengalaman kerja.


“Dalam Sertifikasi Kompetensi Kerja, BNSP memberikan lisensi kepada LSP agar mereka dapat melaksanakan proses Sertifikasi Kompetensi Kerja” ujar Bapak Kunjung Masehat.

Dalam hal ini, Wakil Ketua BNSP Bapak Miftakul Aziz mengatakan bahwa BNSP akan memberikan lisensi kepada LSP yang telah mendapatkan rekomendasi dari Dewan Pers atau Kominfo untuk melakukan Sertifikasi tersebut. Meski begitu, Bapak Miftakul Aziz menegaskan bahwa segala hal terkait pers merupakan kewenangan Dewan Pers sehingga pelaksanaan Sertifikasi Kompetensi Kerja di bidang pers akan terus dikoordinasikan dengan Dewan Pers.

Hal tersebut karena berdasarkan UU no.40 tahun 1999 tentang Pers, Dewan Pers diamanatkan untuk membina dan mengawasi Insan Pers agar terciptanya kemerdekaan Pers. Maka dari itu, BNSP sebagai lembaga yang diberikan amanat untuk melaksanakan Sertifikasi Profesi Nasional perlu bersama-sama dengan Dewan Pers untuk mengembangkan Sistem Sertifikasi Kerja Nasional di Bidang Pers.

Ketua BNSP Bapak Kunjung Masehat dan Ketua Dewan Pers Bapak Muhammad Nuh dalam audiensi pada (26/4) di Ruang Rapat BNSP, Jakarta. Foto: BNSP.

Selain itu, Bapak Muhammad Nuh selaku Ketua Dewan Pers mengatakan bahwa Sertifikasi Kompetensi di bidang pers tidak akan pernah berhenti karena Ilmu akan terus-menerus berkembang. Dalam Sertifikasi Kompetensi Kerja, pelatihan secara berkelanjutan adalah hal mutlak yang harus dilakukan agar kompetensi wartawan tidak expired. Maka dari itu, Dewan Pers dapat mengembangkan berbagai perangkat yang dibutuhkan dalam Sistem Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional bersama BNSP.

Sebelumnya, Dewan Pers telah memiliki Sertifikasi Kompetensi dan Uji Kompetensi khusus bagi Wartawan Indonesia dalam bentuk Sertifikasi Profesi Wartawan yang dilakukan melalui berbagai pelatihan yang dipayungi Dewan Pers. Tujuannya adalah untuk  meningkatkan kualitas wartawan Indonesia. Adapun Kunjung mengatakan bahwa Standar Kompetensi yang telah dimiliki Dewan Pers itu bisa dijadikan sebagai dasar untuk melakukan Sistem Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional di bidang pers.

Hingga saat ini pun, Dewan Pers telah memiliki 18 penguji aktif untuk menguji Uji Kompetensi Wartawan. Menurut Bapak Miftakul Aziz, penguji tersebut nantinya dapat disertifikasi secara nasional sebagai Asesor Kompetensi. Dalam hal ini, BNSP memberikan ruang bagi masyarakat untuk terlibat dalam Sertifikasi Kompetensi Kerja di bidang pers asal sesuai dengan aturan perundangan yang ada.

“Masyarakat perlu tahu bahwa BNSP dan Dewan Pers memiliki semangat dan itikad baik untuk mengembangkan Sistem Sertifikasi Nasional bagi insan pers,” ujar Bapak Miftakul Aziz

Dalam acara audiensi tersebut, hadir pula rekan-rekan media dari RTV, Inews, TV One, Kompas TV, Tempo, Republika, Wartakota dan media lainnya. Adapun BNSP dan Dewan Pers akan melakukan pembahasan teknis lebih lanjut terkait pelaksanaan Sistem Sertifikasi Kompetensi Kerja Nasional di bidang Pers ini (**)

KETUA BNSP BERIKAN SAMBUTAN DALAM KONFERENSI PERS KICK OFF PROGRAM KHUSUS PEMBELAJARAN OKUPASI VERIFIKATOR PENJAMINAN MANFAAT RUJUKAN

Ketua BNSP Bapak Kunjung Masehat memberikan sambutan dalam press conference Kick Off Program Khusus Pembelajaran Okupasi Verifikator Penjaminan Manfaat Rujukan yang diadakan BPJS Kesehatan pada Kamis, 22 April 2021 di Kantor Pusat BPJS Kesehatan, Jakarta. Program tersebut diadakan untuk menguatkan kapabilitas verifikator BPJS sebelum diadakannya Uji Kompetensi.

Sertifikasi kompetensi profesi di bidang verifikator bertujuan untuk memastikan kompetensi, akuntabilitas, kapabilitas dan ketidakberpihakan seorang verifikator dalam memberikan pelayanan kesehatan. Adapun Bapak Kunjung Masehat berharap agar skema di bidang verifikator dapat terus dikembangkan untuk mewujudkan link and match antara pelayanan masyarakat dengan dunia industri.

.

SUMBER : https://bnsp.go.id/informasi?kategori=1&id=321

MANFAAT SERTIFIKASI BNSP HADAPI PERSAINGAN BEBAS

 

Manfaat Sertifikasi BNSP Bagi Pemegang Sertifikat.

·         Membantu setiap orang agar tingkat kompetensi mereka sebagai pekerja yang handal dan berkualitas diakui industri;
·         Membuat para pekerja memiliki kepercayaan diri bekerja di bidang mereka tanpa khawatir akan mendapat perlakuan diskriminatif atau diragukan banyak pihak;
·         Membantu para pekerja dalam perencanaan dan pengembangan karir masa depan mereka di industri terkait;
·         Merangsang dan mendorong individu untuk selalu meningkatkan kompetensi mereka saat ini ke tingkat yang lebih baik;
·         Melengkapi pemegang sertifikat dengan sejumlah perangkat untuk memenuhi persyaratan wajib yang diminta oleh perusahaan-perusahaan tertentu atau pihak industri;
·         Memastikan pihak terkait dari negara lain dalam mengenali dan mengakui kompetensi pekerja dalam bidang industrinya.


Manfaat Sertifikasi BNSP Bagi Industri
·        Membantu industri meyakinkan kepada kliennya bahwa produk/jasanya telah dibuat              oleh tenaga-tenaga profesional yang kompeten;
·        Membantu industri dalam proses rekruitmen dan mengembangkan tenaga berbasis kompetensi guna meningkatkan efisiensi HRD khususnya dan efisiensi nasional pada umumnya;
·        Membantu industri dalam sistem pengembangan karir dan remunerasi tenaga berbasis kompetensi dan meningkatkan produktivitas.


Manfaat Sertifikasi BNSP Bagi Pemerintah Indonesia
·         Mendukung pemerintah dalam mencapai misinya terkait dengan pembangunan kapasitas sumber daya manusia;
·         Memastikan proses pembangunan manusia dalam berbagi sektor industri berada di jalur yang tepat seperti yang telah direncanakan;
·         Mempercepat tingkat laju pembangunan nasional yang didukung oleh pekerja berkualitas tinggi di semua bidang industri;
·         Menghubungkan kebutuhan industri padu padan dengan lulusan berkualitas, khususnya pekerja yang memiliki kemampuan di bidangnya;
·         Menyediakan kebutuhan sejumlah negara terhadap SDM yang cakap dan berkualitas, yang setara dengan profesional dari negara maju dan berkembang;
·         Menyediakan SDM yang kompeten dan terlatih sesuai kebutuhan pasar Internasional di bawah payung kerja sama antar negara seperti AFTA, CAFTA, ASEAN, WTO dan Lain-lain.


Manfaat Sertifikasi BNSP Bagi Pusat Pelatihan
·         Memastikan kesesuaian modul yang digunakan sebagai bahan pembelajaran kepada peserta atau siswa;
·         Menyediakan kebutuhan lembaga dengan referensi dan alat yang siap digunakan dalam proses belajar;
·         Memastikan hasil berkualitas tinggi yang bermanfaat bagi siswa berkaitan dengan pengembangan kompetensi mereka;
·         Menghubungkan lembaga pelatihan pandu padan dengan industri, terutama yang membutuhkan tenaga profesional yang memiliki kompetensi dan keahlian tertentu.